“There is no elevator to success!”

I’m a person who have a strong believe that there are no short cut to success. If you want to be successful, you need to be prepared not only to work hard, but to work really really hard.

“There is no elevator to success. You have to take the stairs !”

 

Decide What Do You Want In Your Life

Di Dalam hidup selalu ada pilihan. Dan kita selalu memiliki pilihan untuk memilih. Artinya tidak masalah apa rintangan dan halangan yang kita hadapi kita punya pilihan untuk mengubahnya. Kita punya pilihan untuk mendapatkan yang kita inginkan dalam hidup ini, jadi kenapa kita harus menyalahkan apa apa yang menimpa dan musibah yang kita alami? Selama kita bisa berpikir positif, kita bisa berbuat banyak dan memilih apa yang kita inginkan dalam hidup ini dan pada akhirnya kita bisa mendapatkannya.

Crossing a Deadly Bridge to School

Pelajar Indonesia harus bertaruh nyawa untuk pergi ke sekolah. Kesungguhan mereka dan keberanian mereka, Semoga apa yang mereka lakukan tidak pernah sia sia dan memberikan hasil yang luar biasa untuk masa depan mereka. Guru Guru yang mengejar mereka tidak boleh menyia nyiakan kesungguhan tekad dan keberanian mereka. Disaat sebagian pelajar indonesia lainnya memblolos untuk bermain ps, kabur dari sekolah untuk pergi ke mall atau kencan dengan pacar. Mereka berjuang untuk bisa menimba ilmu di sekolah.

Tantangan Kecil di Awal Tahun

Guys, saya tidak mempunyai banyak temen teman atau sahabat sejati yang bisa berbagi suka dan duka. Sebagai seorang lelaki, jujur saya menginginkan mempunyai seorang temen perempuan yang enak untuk di ajak ngobrol. Berbagi cerita suka dan duka dengannya atau berbagi segalanya bersamanya dan melalui hari hari bersama. Sayangnya aku tidak memiliki itu semua. Yang bisa saya lakukan hanyalah memendam semua rasa sedih dan dukaku seorang diri, kerena dari dulu aku hanyalah sendiri. Aku sangat merindukan mempunyai teman atau sahabat yang bisa berbagi segalanya denganku, saling mendukung dan membantu, serta saling mengasihi dan mencintai.

BTW ini adalah awal tahun. Di awal tahun yang masih baru ini, saya mengalami beberapa rintangan kecil. Namun saya tidak terlalu peduli, walau saya tahu ini semua akan menghambat sedikit dari jalan yang akan saya lalui.

Kalau boleh berbagi cerita inilah beberapa pengalaman yang saya alami:

1. Sakit hingga beberapa hari dan saya mengharapkan Allah mengampuni dosa    dosa saya dengan sakit yang saya derita dan saya rasakan. Saya sendiri membayangkan, betapa enaknya jika kita ketika sakit ada seseorang yang dengan tulus dan perhatian mendo’akan kita atau bahkan merawat kita. Mungkin suatu saat nanti aku akan mampu menemukan orang tersebut atau tidak sama sekali.

2. Memajukan diri dari salah satu tempat saya bekerja. ( Bahasa negatifnya mengundurkan diri)  karena sakit dan kemudian ibu saya iktu sakit, saya memutuskan untuk keluar dari salah satu tempat saya bekerja dan agar saya bisa merawat ibu saya yang sedang sakit.

3. Kehilangan investasi saya. Akhir Desember kemarin, saya membeli blog yang sudah menghasilkan dan memiliki Unique visitor yang lumayan, hingga 500 hits per hari. Saya menitipkan uang saya pada teman saya sebesar Rp. 5000.000, – Lima Juta rupiah. Uang tersebut di belikan blog yang beralamat di http://www.gomommyhost.com seharga 3,5 juta rupiah. sedangkan yang 1,5 juta rupiah saya ambil lagi karena hendak di pinjam oleh saudara saya. pada hari minggu kemarin visitor blog tersebut drop dan kemungkinan besar tidak laku lagi jika di jual. Allah memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada saya melalui ini.

Saya sendiri pernah kehilangan lebih banyak daripada itu semua. Namun karena saya bertawakal, tidak terlalu jadi masalah. Dan saya selalu belajar dari kesalahan kesalahan yang saya lakukan. Bagi sebagian orang mungkin mereka takut bertindak karena takut jika mereka salah. Namun sebaliknya, saya justru banyak belajar dari kesalahan kesalahan yang saya lakukan.

Saya sendiri kenapa begitu terobsesi dengan banyak impian yang bagi sebagian orang menganggapnya gila dan mustahil, dorongan terbesar nya adalah Cinta dan ingin berbagi kepada sesama, ingin membantu banyak orang dan berarti bagi orang lain.

Cinta adalah motivasi terbesar saya, baik kepada seorang gadis secara khusus atau kepada banyak orang secara umum. Namun justru ini menjadi kekurangan saya pula. Ketika kita mungkin tidak mendapatkan respon balik dari orang yang kita cintai. Semangat dan motivasi kita untuk menjadi besar, menjkadi berarti dan meraih semua mimpi, hilang seketika. Yang ada adalah perasaan sakit, letih, dan lara.

Jujur, saya juga mengalami hal ini. Sebagai seorang lelaki yang normal. Saya juga ingin di cintai secara tulus, di perhatikan, dan di sayangi. Tentu saja oleh gadis yang saya cintai. Karena saya sadar, cinta itu adalah dua arah. Saya tidak bisa terus terusan untuk mencintai seseorang yang tidak mencintai saya. Yang tidak pernah mau perhatian dan care sama saya. Kenapa, karena hati kita juga menginginkan perasaan yang sama untuk di cintai. Dengan kita bisa mencintai dan di cintai, hati kita akan damai dan jiwa kita akan tentaram. Serta kita mampu untuk berbuat lebih banyak untuk orang orang yang kita cintai.

Thanks

Tahun Baru = Resolusi Baru:

Tahun Baru = Resolusi Baru:
1. Mumtaz Hafal 30 Juz Al Qur’an
2. Menikah Dengan Gadis Yang Aku Cintai dan Dia Mencintaiku aku juga
3. Mendirikan Sekolah Unggulan “Amanda School” Yang Mengajarkan Al Qur’an dan Science ( Tahap 1: Paud – SD)
4. Menulis 3 Buah Buku Best Seller
5. Mengelola 10 buah Blog Google Adsense
6. Menghasilkan 1 juta Dollar / Rp. 10 Milyar pertama di Usia 23 Tahun
7. Menguasai Dasar Dasar Beladiri Thifan Pokhan

Bagaimana caranya aku bisa mencapai semuanya ini? Minta do’anya saja and Just do it

Learn From Your Past & Design Your Future

Another year has passed and a new one has just begun! I hope that 2011 has been a meaningful and fulfilling year for you as it has been for me. At the same time, I would like to wish you all the good health, success and happiness in 2012!

In this post, I would like to share with you a powerful ritual that I do for myself at the beginning of each year. It helps me to clarify the lessons I have learnt the year before and empowers me to start the new year with more focus, more energy and more wisdom. Read more »

This is Me

2009 yang lalu di Klaten

 

sekitar 2009 lalu kalau gak salah foto ini aku ambil di klaten di rumah makan padang. Tidur di musholla sangat tidak nyaman dan banyak nyamuknya. Bersama teman saya Nur aziz. Pagi harinya sepeda motor bocor jadi harus di tambal. Sambil menunggu menambal ban Saya online dan mengambil foto ini. Masih awut awutan

It Is Never to Late to Pursue Your Dreams!

Did you have any childhood dreams? Was there a time when you found what you loved to do but were told by parents & friends that it was unrealistic and impossible? Are there dreams and desires you have been putting off? Are you living a life based on other people’s expectations.

This is a story I would like to share with you about pursuing our dreams. The story is about Anna Mary Robertson (born 1860). Anna was a young farm girl who loved to paint. He dream was to become a world famous painter. Alas, her parents told her that she would starve as a painter and she should forget her stupid dream. She was told that her role in life was to marry a good husband, look after the farm and raise children.

Read more »

AMANDA LOVE WORLD

This is one of my Biggest Dreams…” Build Amanda Love World” in Nangroe Aceh Darussalam. Lantas bagaimana ceritanya saya bisa memiliki impian ini?

Desember 2008, tepatnya 4 tahun setelah Tsunami di Aceh, saya terbang kesana bersama dengan dua orang adik angkat saya. Saya sendiri benar benar tidak menyangka jika akhirnya saya akan menginjakkan kaki saya di tanah para Syuhada ini.

Saya tidak menyangka jika saya akan menginjakkan kaki di kota Aceh yang selama ini hanya saya tahu dari buku-buku, koran atau Majalah Sabili dan Tarbawi.

Waktu itu saya baru saja lulus SMA dan sedang membangun usaha. Membelikan tiket pesawat buat 3 orang merupakan hal yang berat. Namun karena saya sudah berjanji kepada adik saya, sekaligus sahabat dekat saya, akhirnya Allah membelikan jalannya juga.

Begitu menginjankkan kaki di Aceh, saya sangat kaget. Karena penerapan syariat Islam tidak terlalu ketat. Banyak ibu ibu yang tidak mengenakan jilbab. Tentu saja ada cuma ada beberapa. Dan waktu itu saya berada di kompleks.

Umi dan Abi, biasa saya memanggil mereka, waktu itu mengontrak sebuah rumah di Neusu Jaya banda aceh. Sangat dekat dengan pasar. Dan karena rumah tersebut tingkat, saya menempati bagian atas. Saya sangat Suka tinggal di rumah tersebut. Cuma sayang, karena pemiliknya menaikkan harga kontrak, terpaksa Umi dan Abi harus mencari kontrakan yang baru. masih di dekat situ juga di neusu jaya, cuma agak masuk. Dan halaman rumahnya sangat luas. Ada tebu, dan pohon kelapa. Saya menikmatinya waktu membersihkan rumah baru tersebut. Lebih bagus sepertinya. Saya belum pernah tidur kesana. Waktu itu, saya hanya membantu membersihkan rumput dan membersihkan rumah yang mau di Tinggali bersama Huda dan Ozi, Sedangkan Ihsan ngambek. Dia gak mau bantu bantu membersihkan rumah baru. Dia beralasan dengan menemanin main Syifa dan Azizah, yang masih kecil, lucu, manis dan cantik sekali mungkin kalau dah besar nanti. Syifa yang masih TK dan sudah bicara sangat pintar dan baik hati, walau kadang agak nakal. Paling sering dia ngambek jika saya harus menggendong Azizah yang lebih kecil dari dia. Dan Syifa selalu cemburu, maunya ikut saya terus.

Karena mempunyai kakak di Medan, saya mampir kesana. Dan harus bolak balik dari Aceh ke Medan atau dari Medan ke Aceh. Perjalanan yang sangat menyenangkan dan tidak terasa. Paling sering naik bis PMTOH atau PELANGI, tapi aku merasa nyaman ketika naik PMTOH. Yang jelas saya lebih suka naik PMTOH dan itulah pertama kali saya menonton film Death Note yang berjudul L CHANGE THE WORLD, waktu itu saya tidak terlalu paham karena film tersebut menggunakan bahasa Jepang. Namun 3 tahun setelahnya saya menemukan film yang sama seperti yang saya tonton di bis waktu perjalalan Banda Aceh ke Medan. Saya mampu memahami maksud dari film tersebut setelah melihat seri pertama dan ketiga.

Di Aceh saya mengunjungi banyak tempat, mulai dari pantai Ulele, mendaki Gunung yang katanya dulu tempat tentara GAM berlatih, Pergi ke Benteng yang terbuat dari batu dan saya tidak tahu namanya. Pergi ke Air terjun atau tempat apa gitu, saya kurang tahu namanya. Yang jelas lokasinya dekat dengan markas TNI. Sayang saja, semua foto saya upload ke friendster dan sudah tidak bisa di akses lagi. saya tidak bisa berbagi foto tempat tempat indah tersebut dengan anda. Namun saya akan mencarikannya di google sehingga anda bisa melihatnya.

Pergi ke PLTD Apung, di mana kapal pembangkit listrik tenaga ombak tersebut tersapu ke daratan dan di bawahnya tertimbun mayat mayat yang tidak bisa di evakuasi. Dan di sekitar Kapal tersebut telah di dirikan rumah rumah.

Pergi berziarah ke tempat kuburan Massal yang di jadikan taman. Sangat indah dan rapi. Banyak orang orang yang berkunjung ke sini.

Melihat rumah yang seseorang yang merekam peristiwa terjadinya Tsunami dan video tersebut di jual kepada Metro TV.

Berkunjung ke Hidayatullah sebuah ponok pesantren cabang yang didirikan di aceh untuk merawat anak anak yatim, terlantar korban tsunami. Mereka di rawat dan dididik di sana. Umi dan Abi saat ini tinggal di sana, umi mengabdi dan mengajar di sana. Sedangkan Abi hanya menemani umi. Beliau dulu kerja di KIMIA FARMA, dan saat ini membuka apotek sendiri. Umi sendiri memiliki ketrampilan menjahit dan membuka usaha konveksi. Setelah saya pulang dari aceh beliau juga membuka usaha Rumah makan Bakso. Mengontrak seuah ruko baru yang saya belum pernah melihat sebelumnya. saya diminta ke aceh untuk membantu mengurus Warung makan tersebut, namun saya menolaknya. Akhirnya sekarang Umi dan Abi tinggal di pesantren, mengabdi di sana. Nur huda, dan adik adik serta sepupunya dan eyang, tinggal di rumah baru di Peniti

Berkunjung ke Masjid Baiturrahman, sangat sering main kesini. Dan terakhir kali kesini, Nurhuda dan Nur Ihsan berantem..hehehe.

Yang paling menyenangkan dan menegangkan adalah ketika pergi ke Sabang, naik motor sekeluarga. Saya memboncengkan Nur Huda dan kadang Syifa minta ikut sama saya. Wah naik kapal menyeberang ke Sabang dan pada akhirnya naik motor dari pelabuhan ke dekat zona 0 KM Indonesia. Kami menyewa rumah kecil sebelum ke 0 KM Indonesia. Rumah tersebut memang di sewakan khusus untuk orang orang yang berwisata ke sana. Deket sekali dengan Pantai dan aku tidak tahu apa nama pantainya. Dan jika di kasih tahu langsung lupa karena namanya sangat susah. Sangat nyaman dan menyenangkan. Kalau gak salah ingat, sekitar 2 hari kami menginap di sini. Permasalahannya kami ketinggalan kapal yang ke Banda Aceh, hehehe…pulang pulang ke neusu capek banget.hehehe…

Lantas apakah saya bahagia berada di sana, bermain di sana? Bisa ya dan bisa juga tidak. Saya sempat menangis beberapa kali di sana, mendengarkan cerita dari anak anak dan orang tua yang kehilangan keluarga mereka akibat tsunami. Saya menangis kenapa Bencana menimpa mereka.

Namun saya akhirnya sadar, mereka yang telah tiada, justru adalah orang orang yang beruntung. Kenapa? Karena mereka orang muslim yang meninggal karena tenggalam adalah masuk dalam kategori orang yang mati syahid dunia. Artinya itu adalah gelar dari Allah yang sangat besar untuk mereka. Dan bisa jadi, mereka semua akan di bangkitkan dengan dosa dosa yang telah di ampuni di hari kiamat kelak.

Menyaksikan dan berhubungan langsung dengan mereka memberi saya tekad yang besar untuk mendirikan sebuah Taman Hiburan, Taman Bermain dan wahana wisata terbesar di Indonesia. Yang juga merupakan sebuah lembaga pendidikan dari SD SMP SMA HINGGA PERGURUAN TINGGI. Sebuah ISLAMIC BOARDING SCHOOL, dimana mereka bisa belajar dan bermain, tinggal dan hidup. Semuanya GRATIS….untuk mereka Anak anak aceh dan seluruh anak Indonesia yang yatim piatu, miskin dan tidak mampu.

Lantas apakah impian saya tersebut akan terwujud?